Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers usai rapat terbatas di Istana Merdeka, terkait pembentukan Satgas Percepatan Transisi Energi oleh Presiden Prabowo Subianto.(Foto Dok. Setneg).
Jakarta. MINAKONEWS – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat transisi energi bersih dan terbarukan dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Transisi Energi. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia ditunjuk sebagai Ketua Satgas, sebagaimana disampaikan usai rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (05/03/2026).
Satgas ini akan fokus pada percepatan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), konversi motor listrik, serta penggantian kompor LPG menjadi kompor listrik. Targetnya, program-program tersebut dapat terealisasi dalam kurun waktu tiga hingga empat tahun ke depan. Menurut Bahlil, langkah ini tidak hanya meningkatkan penggunaan energi bersih, tetapi juga mendorong efisiensi dan mengurangi beban subsidi listrik.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menambahkan bahwa percepatan transisi energi nasional bertujuan mengurangi ketergantungan impor energi di tengah fluktuasi harga global. Upaya penggantian kompor LPG dengan kompor listrik juga diharapkan berdampak positif terhadap stabilitas APBN melalui pengurangan subsidi LPG.
Dengan pembentukan Satgas ini, pemerintah menegaskan arah kebijakan energi nasional menuju kedaulatan energi yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan global terkait perubahan iklim dan kebutuhan energi masa depan.
Penulis: Wangkadon Dwitya
Editor. : Red Minakonews.com
