Pengusulan 10, Tujuh Nagari Menerima Bantuan Masing-masing Rp100 Juta

Wakil Bupati Tanah Datar foto bersama.(Foto : MSR).

Tanah Datar (Sumbar), MINAKONEWS.COM – Pemda Tanah Datar terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pemulihan pascabencana hidrometeorologi melalui berbagai program strategis. Salah satunya melalui Program Padat Karya Penanggulangan Bencana yang tidak hanya bertujuan memperbaiki infrastruktur, tetapi juga menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat terdampak.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Bantuan Pemerintah Program Pembinaan Ketenagakerjaan Bidang Padat Karya Penanggulangan Bencana Sumatera Tahun 2026 antara Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar di Gedung Indo Jolito, Batusangkar, baru-baru ini.

Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, S.Psi mengatakan, dari 10 usulan yang diajukan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, tujuh titik disetujui untuk mendapatkan bantuan program padat karya pascabencana yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan fisik di tujuh nagari,” ujarnya.

Wabup menilai Program Padat Karya merupakan langkah yang sangat positif, terutama di tengah kondisi perekonomian masyarakat yang masih dalam tahap pemulihan pascabencana.

“Program ini menjadi solusi yang sangat membantu masyarakat. Selain mempercepat pembangunan infrastruktur, juga membuka kesempatan kerja dan menambah pendapatan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga berpesan kepada pemerintah nagari penerima bantuan agar melaksanakan program tersebut dengan penuh tanggung jawab dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap seluruh wali nagari yang menerima bantuan dapat menjalankan program ini dengan baik dan tepat sasaran. Meskipun nilai bantuannya tidak terlalu besar, namun manfaatnya sangat berarti bagi masyarakat,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Tanah Datar Nusyirwan melaporkan bahwa pascabencana hidrometeorologi tahun 2025 lalu, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mengusulkan 10 titik bantuan Program Padat Karya kepada Kementerian Ketenagakerjaan, dan tujuh titik di antaranya mendapat persetujuan.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut akan digunakan untuk pembangunan sarana penyediaan air bersih di Nagari Sawah Tangah dan Nagari Bungo Tanjung. Sementara itu, pekerjaan rabat beton akan dilaksanakan di Nagari Jaho, Nagari Batipuah Baruah, Nagari Tambangan, Nagari Padang Laweh, dan Nagari Saruaso.

Masing-masing nagari menerima bantuan sebesar Rp100 juta yang akan disalurkan langsung melalui rekening nagari untuk mendukung pelaksanaan program padat karya tersebut,” pungkasnya.(MSR).

Penulis : MSR

Editor. : Red minakonews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *