Demo PDAM Padang (Sumbar), GMMP Soroti Tarif dan Kualitas Air

Aksi damai Garda Muda Merah Putih (GMMP) di depan kantor Perumda Air Minum Kota Padang (Sumbar), Rabu (12/8). Massa mahasiswa menuntut penurunan tarif dan perbaikan kualitas air bersih (Ilustrasi: Minakonews/AI).

Padang (Sumbar) – Garda Muda Merah Putih (GMMP) menggelar aksi damai di halaman kantor Perumda Air Minum Kota Padang, Rabu (12/8). Koordinator aksi mahasiswa menegaskan bahwa tarif air dianggap terlalu tinggi sementara kualitas air keruh dan tidak layak konsumsi. Distribusi juga tidak menentu, bahkan terdapat dugaan 44 KK di Lubuk Kilangan yang terdaftar sebagai pelanggan namun tidak menerima aliran air.

Dalam aksinya, massa sempat membakar ban sebagai bentuk protes. Api segera dipadamkan oleh personel kepolisian sehingga situasi tetap terkendali.

Massa menuntut Direktur Utama Perumda AM Padang turun langsung memberi penjelasan. Hingga aksi berlangsung, Dirut belum menemui peserta demo. GMMP menyatakan siap menggelar aksi berjilid jika tuntutan tidak ditanggapi.

Usai aksi, suasana kantor PDAM terpantau tetap tertib. Massa membubarkan diri tanpa insiden, aparat kepolisian dan Satpol PP meninggalkan lokasi setelah pengamanan selesai. Pegawai PDAM kembali beraktivitas normal, namun belum ada keterangan resmi dari manajemen.

Sementara itu, di kawasan Sawahan (Padang, Sumbar), distribusi air yang sempat agak lancar selama tiga hari terakhir kembali terganggu sejak Rabu malam (13/8). Sebagian pelanggan melaporkan aliran kembali tersendat, menambah keresahan warga. Kondisi ini memperkuat relevansi tuntutan mahasiswa agar PDAM segera memberi penjelasan transparan mengenai distribusi air bersih.

Penulis : Tim Minakonews
Editor.         : Red. Minakonews.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *