Suasana audiensi antara perwakilan pengusaha dan pihak ASDP Padang di ruang pertemuan, Selasa (1/9/2026). Ketua pendemo Nanda (berbaju motif biru) berdiskusi dengan supervisi ASDP, Hendra berseragam putih (Foto Dok. Miankonews.com).
Padang (Sumbar). MINAKONEWS. Puluhan pengusaha impor–ekspor berunjuk rasa di depan kantor ASDP, Jalan Perintis Kemerdekaan, menolak kebijakan ekspor satu pintu melalui BUMN. Mereka membawa pisang busuk sebagai simbol protes atas distribusi barang yang dinilai amburadul.
Pendemo yang diwakili Nanda menyebut banyak barang menumpuk, bahkan kadang 20 mobil yang menunggu dari Mentawai hanya 10 yang terisi. Barang itu bukan hanya untuk konsumsi Padang, tetapi juga bakal didistribusikan ke daerah lain.
Aksi hanya disambut oleh supervisi ASDP, Hendra. Ia menegaskan sistem pemesanan online merupakan kebijakan kementerian, berlaku bukan hanya untuk kapal, tetapi juga KAI. Pertemuan lanjutan dengan pimpinan ASDP dijadwalkan untuk membahas tuntutan pendemo.
Penulis: Dur Mandala Putra
Editor: Red. Minakonews.com


