Presiden Prabowo pimpin rapat terbatas penanganan karhutla di Istana Merdeka, Jakarta (Foto Dok. Setpres).
Jakarta (DKI). MINAKONEWS – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka, Senin (19/10/2026), membahas percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas di sejumlah wilayah Sumatra dan Kalimantan. Dalam arahannya, Presiden menegaskan agar penanganan dilakukan secara masif, terpadu, dan tidak menunggu turunnya hujan.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman menyampaikan bahwa Presiden menginstruksikan peningkatan kapasitas operasi udara dengan mengerahkan pesawat Hercules, serta memperbanyak pengerahan personel TNI, Polri, dinas terkait, dan masyarakat. “Instruksi Presiden jelas, penanganan harus segera dilakukan, tidak boleh menunggu kondisi alam,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melaporkan bahwa Bareskrim Polri telah meningkatkan 98 laporan polisi terkait korporasi ke tahap penyidikan. Polri juga menegaskan kesiapan menetapkan tersangka dari pihak pemilik perusahaan maupun pemegang saham yang bertanggung jawab atas terjadinya karhutla.
Rapat terbatas ini menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, mempercepat operasi darat dan udara, serta menindak tegas pihak-pihak yang terbukti lalai atau sengaja melakukan pembakaran lahan.
Penulis : Wangkadon Dwitya/Dinno Veoline
Editor. : Red. Minakonews.com


