Indeks

Koneksi Otak–Usus Jadi Alarm: Seminar PNP Dorong Pola Makan Sehat Keluarga Bahagia

dr. Susmiati, M.Biomed.(Foto Dok. d®amlis/AI).

Padang (Sumbar). MINAKONEWS –
Kecemasan yang terasa di perut, kebiasaan makan saat stres, hingga risiko depresi akibat gangguan mikrobiota usus menjadi sorotan dalam Seminar Mood, Stress dan Pola Makan menuju Keluarga Sehat dan Bahagia di Aula PKM Politeknik Negeri Padang (PNP), Mei 2026. Acara ini menghadirkan Dr. dr. Susmiati, M.Biomed sebagai narasumber utama dan Prof. Dr. Dra. Yuli Yetri, M.Si. sebagai moderator, menegaskan bahwa pola makan sehat adalah kunci kebahagiaan keluarga.

Dr. Susmiati menyoroti fenomena emotional eating, kebiasaan makan karena dorongan emosi seperti stres, sedih, atau bosan. Ia menekankan bahwa rasa tidak nyaman di perut saat cemas adalah bukti nyata koneksi otak dan usus. Konsep gut-brain axis menunjukkan komunikasi dua arah antara otak dan sistem saraf enterik yang memengaruhi mood dan kesehatan mental.

Menurutnya, usus sebagai “otak kedua” memiliki lebih dari 100 juta sel saraf dan berperan penting dalam produksi serotonin, hormon kebahagiaan. Gangguan mikrobiota usus dapat menurunkan kadar serotonin sehingga meningkatkan risiko depresi. “Makanan yang kita konsumsi tidak hanya memengaruhi tubuh, tetapi juga emosi, stres, dan kesehatan mental,” tegasnya.

Seminar ini juga menekankan strategi praktis: pola makan seimbang, hidrasi cukup, tidur berkualitas, olahraga ringan, serta mindful eating. Pesan utama yang digarisbawahi adalah peran ibu sebagai pengatur nutrisi keluarga sekaligus teladan gaya hidup sehat. Ibu sehat berarti keluarga lebih sehat, bahagia, dan produktif.

Penulis: d®amlis
Editor. : Red. Minakonews.com

Exit mobile version