Wali Kota Padang bersama Balai Haji dan lintas instansi matangkan persiapan Haji 1447 H, fokus pada manasik intensif dan istitha’ah kesehatan.(Foto Dok. Diskominfo).
Padang (Sumbar). MINAKONEWS – Pemerintah Kota Padang mulai mematangkan langkah strategis untuk memastikan kelancaran dan kualitas penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Fokus utama diarahkan pada penguatan manasik haji dan standar istitha’ah kesehatan, sebagai fondasi utama bagi keberangkatan jamaah yang aman, mandiri, dan bermartabat.
Koordinasi awal dilakukan dalam pertemuan antara Wali Kota Padang, Fadly Amran, dan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Padang, Zulfahmi, di Rumah Dinas Wali Kota, baru-baru ini. Pertemuan ini menandai dimulainya sinergi lintas instansi, melibatkan Bagian Kesra, Dinas Kominfo, dan Prokopim, untuk memastikan arus informasi dan pelayanan kepada calon jamaah haji (CJH) berjalan transparan dan terintegrasi.
Manasik Haji Intensif
Zulfahmi menegaskan bahwa pembekalan manasik tahun ini akan dilakukan lebih dini dan mendalam. Tujuannya agar jamaah benar-benar memahami seluruh rangkaian rukun dan wajib haji, serta mampu menjalankan ibadah secara mandiri tanpa kebingungan saat berada di Tanah Suci.
Standar Kesehatan Ketat
Pemeriksaan istitha’ah kesehatan akan diperketat melalui koordinasi lintas sektor, termasuk Dinas Kesehatan dan fasilitas layanan primer. Langkah ini diambil sebagai bentuk preventif untuk menjamin keselamatan jamaah selama menjalani ibadah yang menuntut stamina dan ketahanan fisik tinggi.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyatakan bahwa Pemko Padang mendukung penuh seluruh tahapan persiapan haji, baik dari sisi koordinatif maupun fasilitas. “Kami ingin memastikan setiap warga Padang yang berangkat tahun ini mendapatkan rasa aman dan nyaman. Pemerintah Kota mendukung penuh agar penyelenggaraan haji 1447 H berjalan tertib dan lancar,” ujarnya.
Selain itu, Pemko dan Balai Haji sepakat untuk terus memantau perkembangan regulasi terbaru dari pemerintah pusat, agar tidak ada kendala teknis yang menghambat keberangkatan jamaah. Dukungan ini juga mencakup edukasi digital dan penyebaran informasi melalui kanal resmi Pemko Padang.
Dengan sinergi yang kuat dan pendekatan yang lebih sistematis, Kota Padang menegaskan komitmennya untuk menghadirkan penyelenggaraan haji yang tidak hanya tertib secara administratif, tetapi juga bermakna secara spiritual dan aman secara medis.
Penulis: Halimah Tusa’diah
Editor. .: Red. Minakonews.com
