Pemko Padang bahas solusi air bersih pascabencana—sumur bor dan SPAM darurat jadi harapan warga!.(Foto Dok. Humas).
Padang. MINAKONEWS. Pemerintah Kota Padang bersama Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat menggelar pertemuan strategis di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, baru-baru ini guna mencari solusi atas persoalan air bersih yang masih dirasakan sebagian warga pascabencana banjir bandang dan longsor akhir tahun lalu.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan bahwa pelayanan PDAM saat ini telah mencapai sekitar 99 persen. Namun, ia mengakui masih terdapat kendala tekanan air di beberapa titik yang menyebabkan distribusi tidak merata. “Bagi masyarakat yang belum terjangkau jaringan PDAM, kita harus menyiapkan alternatif solusinya,” ujar Fadly.
Salah satu opsi yang dibahas adalah pembangunan sumur bor atau sumur komunal. Berdasarkan hasil pendataan, Kota Padang membutuhkan sedikitnya 228 titik sumur bor yang tersebar di empat kecamatan:
– Koto Tangah: 107 titik
– Pauh: 48 titik
– Kuranji: 36 titik
– Nanggalo: 37 titik
Wali Kota berharap dukungan penuh dari BPBPK Sumbar untuk merealisasikan pengadaan sumur bor tersebut sebagai solusi jangka pendek.
Menanggapi hal ini, Kepala BPBPK Sumbar, Maria Doeni Isa, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung penyediaan air bersih di Kota Padang. Ia menjelaskan bahwa solusi darurat dapat dilakukan melalui pemasangan pipa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dari sumber terdekat, serta pembangunan sumur bor dengan sistem penampungan (toren), seperti yang telah diterapkan di Padang Pariaman.
Hakikat dari pertemuan ini adalah hadirnya negara dalam menjamin hak dasar masyarakat atas air bersih, terutama di masa pemulihan pascabencana. Pemerintah daerah dan pusat bersinergi untuk memastikan bahwa kebutuhan vital warga tidak terabaikan, sekaligus mencegah potensi konflik sosial akibat krisis air yang berlarut.
Warga berharap langkah konkret segera diambil, terutama menjelang bulan Ramadhan, agar distribusi air bersih dapat kembali normal dan merata di seluruh wilayah terdampak.
Penulis: d®amlis
Editor. : Red. Minakonews.com
