Indeks

Indonesia Gabung Dewan Perdamaian, Tegaskan Komitmen untuk Palestina

Indonesia Gabung Dewan Perdamaian untuk Palestina.
Menlu Sugiono: Komitmen nyata dukung Gaza dan solusi dua negara. (Foto Dok. Setpres).

Bad Ragaz (Swiss). MINAKONEWS –
Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya terhadap perdamaian Palestina dengan bergabung dalam Board of Peace (BoP), sebuah badan internasional yang dibentuk untuk mengawal stabilisasi dan rehabilitasi pascakonflik di Gaza. Hal ini disampaikan Menteri Luar Negeri Sugiono dalam keterangannya di Bad Ragaz, Swiss, baru-baru ini.

Menurut Menlu Sugiono, keikutsertaan Indonesia dalam BoP merupakan langkah konkret untuk mendorong tercapainya kemerdekaan Palestina. Ia menegaskan bahwa Indonesia akan menggunakan posisinya di BoP untuk memastikan arah kebijakan dan program dewan tetap sejalan dengan solusi dua negara, yang selama ini menjadi posisi konsisten Indonesia dalam isu Palestina.

Menlu juga menekankan bahwa BoP tidak akan menggantikan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam proses perdamaian di Gaza. “Apakah akan menggantikan PBB? Saya rasa tidak,” ujarnya. BoP dibentuk oleh negara-negara yang memiliki kesamaan visi untuk berkontribusi secara nyata terhadap perdamaian dan stabilitas di Gaza, bukan untuk mengambil alih mandat PBB.

Keputusan Indonesia untuk bergabung dalam BoP diambil setelah melalui konsultasi intensif dengan negara-negara yang tergabung dalam Group of New York. Negara-negara lain yang turut serta antara lain Arab Saudi, Persatuan Emirat Arab, Qatar, Yordania, Turkiye, Pakistan, dan Mesir.

BoP merupakan hasil dari serangkaian dialog dan pertemuan internasional, termasuk pertemuan penting di Sharm El Sheikh, Mesir, yang menjadi momentum penandatanganan piagam dewan tersebut. Indonesia memandang penting untuk terlibat aktif dalam proses ini sebagai bagian dari komitmen jangka panjang terhadap perdamaian dan stabilitas global, khususnya di Timur Tengah.

Menlu Sugiono meyakini bahwa keberadaan BoP akan menjadi instrumen strategis yang telah lama dinantikan untuk mengawal proses perdamaian Palestina secara lebih terstruktur dan inklusif. Ia berharap kehadiran Indonesia dan negara-negara sahabat lainnya dapat memastikan bahwa setiap langkah yang diambil tetap berorientasi pada kemerdekaan Palestina dan terwujudnya solusi dua negara.

Penulis: Dinno Veoline
Editor. : Red. Minakonews.com