Mensesneg Prasetyo Hadi memaparkan anggaran 2026 dalam rapat kerja bersama Komisi XIII DPR RI di Jakarta.(Foto Dok. Kemensetneg).
Jakarta. MINAKONEWS – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menghadiri rapat kerja dengan Komisi XIII DPR RI di Gedung Nusantara II, Senin (26/1/2026). Agenda rapat membahas Rencana Program Kerja dan Anggaran Kementerian Sekretariat Negara Tahun Anggaran 2026, sekaligus sejumlah isu aktual terkait percepatan penyelesaian regulasi.
Dalam paparannya, Mensesneg menegaskan bahwa target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kemensetneg tahun 2026 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. PNBP tersebut bersumber dari Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (GBK), BLU PPK Kemayoran, serta unit layanan lain di lingkungan Kemensetneg.
Mengenai alokasi belanja TA 2026, anggaran diarahkan untuk Program Dukungan Manajemen, termasuk alokasi bagi dua BLU yang bersumber dari PNBP, serta Program Penyelenggaraan Layanan kepada Presiden dan Wakil Presiden. Selain itu, dilakukan pula pergeseran anggaran untuk mendukung pelaksanaan Prioritas Direktif Presiden, terutama kegiatan strategis yang menjadi perhatian Kepala Negara.
Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, menyampaikan bahwa Komisi XIII dapat memahami program kerja dan anggaran Kemensetneg TA 2026. DPR mendorong agar pelaksanaan anggaran segera direalisasikan secara terukur dan akuntabel, serta memberikan dukungan bagi Kemensetneg untuk mengoptimalkan pengelolaan BLU GBK dan BLU Kemayoran. Komisi XIII juga menekankan percepatan penyelesaian regulasi terkait status kewarganegaraan, yang dinilai krusial bagi kepastian hukum warga negara.
Hakikat rapat kerja ini bukan sekadar membahas angka anggaran, melainkan menegaskan peran Kemensetneg sebagai penghubung utama antara Presiden dan lembaga negara. Optimalisasi BLU dan percepatan regulasi menjadi indikator penting akuntabilitas serta pelayanan publik yang lebih efektif.
Penulis: d®amlis
Editor. : Red. Minakonews.com
