Bupati & Dandim Pasaman Tinjau Akses Wilayah Terpencil

Bupati Pasaman Barat Yulianto bersama Dandim 0305 Pasaman Letkol Inf Darmawan Hendra Wijaya meninjau Jembatan Aramco Pegambiran–Rura Patontang di Nagari Pematang Panjang. (Foto Dok. Diskominfo).

Pasaman Barat. MINAKONEWS –
Jembatan Aramco yang menghubungkan wilayah Pegambiran dengan Rura Patontang, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, resmi rampung dibangun. Bupati Pasaman Barat Yulianto bersama Komandan Kodim (Dandim) 0305 Pasaman Letkol Inf Darmawan Hendra Wijaya meninjau langsung lokasi tersebut Kamis (23/4/2026), memastikan kesiapan infrastruktur vital yang membuka akses masyarakat di wilayah terpencil.

Dandim Darmawan menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Aramco merupakan bagian dari program strategis nasional yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui satuan tugas darurat jembatan, dengan target pembangunan 300.000 jembatan di pelosok nusantara. “Jembatan ini dibangun berdasarkan hasil survei lapangan dan usulan pemerintah daerah ke Kementerian Dalam Negeri dengan dukungan bantuan jembatan Aramco,” ujarnya.

Proses pembangunan dilakukan secara terpadu oleh jajaran Kodim 0305 Pasaman, mulai dari pematangan lahan hingga perakitan dan pemasangan konstruksi, dengan dukungan penuh dari Markas Besar Angkatan Darat. “TNI bersama pemerintah daerah dan Forkopimda terus bersinergi dalam percepatan pelaksanaan instruksi Presiden, khususnya pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tegas Darmawan.

Bupati Yulianto menekankan bahwa infrastruktur jalan dan jembatan memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat, khususnya di wilayah Rura Patontang yang sebelumnya terisolasi. Ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, jajaran TNI, serta seluruh pihak yang terlibat. “Pembangunan jembatan ini sangat dirasakan manfaatnya. Akses yang sebelumnya sulit kini lebih terbuka sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Yulianto menyebutkan bahwa pemerintah daerah akan terus mengajukan pembangunan infrastruktur serupa ke pemerintah pusat, baik jembatan tipe Aramco, Bailey, maupun beton, guna memperluas konektivitas antarwilayah di Pasaman Barat. Rampungnya jembatan sepanjang 10 meter, lebar 4 meter, dan kedalaman 4 meter ini menjadi solusi atas kendala transportasi yang selama ini dihadapi masyarakat setempat.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Kepala Badan Kesbangpol Yosmar Difia, Plt Kepala Dinas Kominfo Muharram, Plt Kepala Dinas PUPR Bambang Sumarsono, Sekretaris BPBD Refi Putra, Kabid IKP Yudhinal Reviola, Camat Koto Balingka Armaizon, jajaran Koramil, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Penulis: Dur Mandala Putra
Editor. : Red. Minakonews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *