Nof Hendra.(Foto : Hendra).
Padang (Sumbar), MINAKONEWS.COM – Pendiri Utama Forum Dinamika Sumatera Barat (FDSB), Nof Hendra, meminta seluruh Camat dan masyarakat Kecamatan se-Provinsi Sumatera Barat mendukung penuh rencana penyelenggaraan Musyawarah Besar (MUBES) Forum Dinamika Sumatera Barat (FDSB) yang akan digelar di Kota Padang pada Sabtu, 12 September 2026.
Permintaan terbuka tersebut disampaikan Nof Hendra melalui pesan WhatsApp kepada awak media di Sijunjung, Senin (11/5/2026).
“Keberadaan FDSB sangat dibutuhkan sebagai mitra-kritis, kolaborasi pemerintah sekaligus wadah pemersatu masyarakat, perantau, dan insan pers demi mewujudkan Sumbar yang lebih baik, maju, bermartabat, serta bermanfaat bagi semua lapisan masyarakat,” tegas Nof Hendra.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah kecamatan dengan FDSB tingkat kecamatan di semua bidang dan aspek pembangunan. Mulai dari aksi lingkungan dan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pemberdayaan SDM, pendidikan generasi muda, pelayanan kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, fasilitas olahraga, dan fasilitas umum lainnya.
Nof Hendra meminta para Camat mengoordinir dan mendukung secara intens para Walinagari/Kepala Desa/Lurah dalam menampung aspirasi, mengatasi keluhan, serta menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat nagari/desa/kelurahan.
Camat juga diminta turut mendukung dan mengampanyekan program bersepeda ke sekolah atau bike to school (BTS) bagi pelajar yang jarak rumahnya tidak terlalu jauh dari sekolah.
“Program BTS berdampak positif bagi kesehatan siswa, juga mengurangi risiko pencemaran udara, dan efisiensi penghematan BBM,” jelasnya.
Salah seorang anggota aktif WAG FDSB, warga Kenagarian Tanjung Gadang, Kecamatan Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung, Fitran Nasri, mengatakan keberadaan Camat diharapkan dapat mengatasi berbagai persoalan yang tidak dapat diselesaikan di tingkat pemerintahan nagari.
“Namun saya sadar, tidak semua masalah harus diselesaikan Camat. Masyarakat juga harus ikut membantu mengatasi berbagai permasalahan,” ujar Fitran Nasri.
Menanggapi hal itu, Nof Hendra menyebut masyarakat perlu berpikir cerdas dan kritis dalam menanggapi dan menyelesaikan konflik. Ia mengapresiasi masukan dari Fitran Nasri.
Kita berharap semua persoalan, konflik, dan permasalahan yang terjadi di masyarakat dapat diselesaikan dengan hati yang tenang dan kepala yang dingin. Indak ado kusuik yang indak bisa disalasaikan.
Kami meminta kepada para camat beserta seluruh jajaran pemerintahan di kecamatan, hingga kenagarian dan jorong serta seluruh unsur lapisan masyarakat: niniak mamak, cadiak pandai, alimn ulama, para pemuda, pelajar/mahasiswa, anak nagari dari berbagai profesi baik yang beada di ranah minang maupun di rantau agar turut mendoakan dan mendukung bersama-sama penyelenggaraan MUBES FDSB 2026.
Tolong bantu sebarkan informasi penyelenggaraan MUBES ini hingga pelosok nagari dan jorong; lapau, rumah gadang, masjid dan surau/mushalla, lapangan olahraga, kelompok senam (Bugar Club), Kelompok Catur (Chess Club), Kelompok Bahasa Inggris (English Club/English Course), sanggar seni budaya, kelompok tani/nelayan, kelompok pemuda, pelajar, aktivis mahasiswa, insan pers, Puskesmas, Posyandu, kelompok taman bacaan atau pustaka nagari/jorong, dan lain-lain.
Sesuai falsafah urang awak: Adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Mari kito doakan dan dukung basamo-samo MUBES FDSB 2026.
“Last but not least (Red: Yang terakhir namun tak kalah penting), Mari bersama-sama kita kirim bacaan surat Al Fatihah setiap saat, demi kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan MUBES FDSB 2026 ini. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam FDSB dan salam hormat dari ambo anak nagari untuk para camat dan masyarakat kecamatan Se-Provinsi Sumatera Barat, ” pungkas aktivis pecinta lingkungan dan pegiat media sosial Indonesia ini.(Hendra).
Penulis : Hendra
Editor. : Red minakonews


