Petugas PDAM di lapangan tetap siaga mengoperasikan pompa manual saat distribusi air terhenti akibat luapan Sungai Batang Kuranji.(Foto: Ist).
Padang (Sumbar). MINAKONEWS.COM – Distribusi air bersih PDAM Kota Padang untuk sementara terhenti akibat kondisi Sungai Batang Kuranji yang meluap dan sangat keruh. Proses pengolahan air di instalasi SCM tidak dapat berjalan maksimal sehingga pompa intake di-off-kan dan valve distribusi ke Kota Padang ditutup 0 persen.
Direktur PDAM Kota Padang menghimbau masyarakat untuk menampung air hujan sebagai cadangan kebutuhan sehari-hari. Selain itu, warga diminta menghemat penggunaan air bersih yang masih tersedia di rumah.
Debit Sungai Batang Kuranji meningkat hingga mencapai tinggi muka air 190 cm di Bendung Gunung Nago dengan status waspada banjir. Air sungai berwarna kuning kecoklatan menandakan tingginya sedimen dan arus kuat. Aktivitas penambang pasir dan batu tradisional dihentikan demi keselamatan.
Distribusi air ke wilayah VHP dan sekitarnya di Kota Padang terhenti total. PDAM Kota Padang menyampaikan terima kasih atas pengertian masyarakat dan menegaskan bahwa informasi perkembangan akan segera disampaikan melalui kanal resmi setelah kondisi sungai kembali memungkinkan.
Penulis: Halimah Tusa’diah
Editor. : Red. Minakonews.com
