Indeks

Empat Tangisan di Subuh Bangli : Kelahiran Langka Bayi Kembar Empat yang Menggugah Bali

Heboh bayi kembar empat lahir di Bangli (Dok: Denpasar Viral)

Bangli, Bali — 26 Agustus 2025
Subuh itu, RS BMC Bangli tak seperti biasanya. Di ruang bersalin, tim medis bersiap menyambut kelahiran bayi kembar dua, sesuai hasil USG terakhir.

Namun takdir berkata lain. Satu per satu, empat bayi perempuan lahir dalam kondisi sehat, mengejutkan semua yang hadir. Tangisan mereka menggema bersamaan, seolah menandai awal baru bagi keluarga sederhana asal Desa Tamanbali.

Widayani, sang ibu, tak pernah menjalani program bayi tabung atau fertilisasi buatan. Kehamilan ini berlangsung alami, tanpa prediksi medis akan kelahiran kembar empat. Dokter jaga malam itu, dr. Ni Luh Putu Ayu, menyebut peristiwa ini sebagai salah satu kelahiran paling langka yang pernah ia tangani.

Kami sempat terdiam. Setelah bayi ketiga lahir, kami pikir selesai. Tapi ternyata masih ada satu lagi. Semua lahir selamat, kata dr. Ayu sambil tersenyum haru.

Keempat bayi langsung dirawat di ruang NICU dengan pengawasan ketat. Berat badan mereka berkisar antara 1,8 hingga 2,2 kilogram. Meski lahir prematur, kondisi mereka stabil dan menunjukkan respons baik terhadap perawatan.

Keluarga Widayani berasal dari latar ekonomi sederhana. Suaminya, I Wayan Sudarma, bekerja sebagai buruh harian di pasar tradisional Bangli. Saat kabar kelahiran menyebar, warga sekitar berdatangan membawa bantuan spontan: popok, susu, dan doa.

Kami tidak menyangka. Tapi kami bahagia. Ini anugerah, kata Sudarma sambil menggendong bayi keempat yang baru saja diberi nama Putu Ayu Lestari.

Dinas Sosial Provinsi Bali telah mengunjungi keluarga tersebut dan menjanjikan bantuan awal berupa perlengkapan bayi dan dukungan gizi. Beberapa komunitas lokal juga mulai menggalang donasi untuk membantu biaya perawatan dan kebutuhan harian.

Kelahiran ini bukan hanya soal angka. Ini tentang harapan, tentang bagaimana kehidupan bisa memberi kejutan indah di tengah kesederhanaan. Empat tangisan di subuh Bangli kini menjadi cerita yang menggugah hati banyak orang di Bali dan luar daerah.(DRJ).

Penulis. : DRJ

Editor. : Red minakonews