Indeks

Hujan Ekstrem Picu Banjir dan Longsor, Ribuan Warga Sumbar Mengungsi

Air bercampur lumpur meluap deras di Batu Busuk, Padang (Sumbar), menyapu pagar dan pekarangan warga. Evakuasi darurat dilakukan di tengah hujan yang belum reda (Dok. Ist).

Padang (Sumbar). MINAKONEWS.COM – Curah hujan tinggi sejak pertengahan November 2025 memicu banjir dan longsor di sejumlah daerah di Sumbar. Ribuan rumah terendam, ribuan jiwa terdampak, dan pemerintah daerah menetapkan status siaga penuh.

Di Kota Padang, banjir melanda kawasan Batu Busuk, Kecamatan Pauh. Sekitar 50 kepala keluarga dievakuasi setelah air bercampur lumpur masuk ke rumah warga.

Di Kabupaten Padang Pariaman (Sumbar), banjir besar merendam 3.076 rumah dengan ketinggian air 30–150 cm. Total 9.228 jiwa terdampak, termasuk ibu hamil, balita, dan lansia.

Daerah lain seperti Solok (Sumbar), Pariaman (Sumbar), Pesisir Selatan (Sumbar), dan Agam (Sumbar) juga dilaporkan mengalami banjir dan longsor. Di Paninjauan, Tanjung Raya, banjir bandang merusak sawah, ladang, dan kolam pembibitan ikan.

BMKG Minangkabau menjelaskan fenomena ini dipicu penguatan Monsun Asia yang membawa angin baratan lembap dari Samudera Hindia. Cuaca ekstrem diperkirakan masih berlanjut hingga 27 November 2025. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan longsor, terutama di bantaran sungai dan perbukitan.

Pemerintah daerah bersama BPBD telah menyiapkan posko darurat, dapur umum, dan jalur evakuasi. Hingga laporan terakhir, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.

Penulis: Halimah Tusa’diah
Editor: Red. Minakonews.com