Sekretaris Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan bersama jajaran Ditjen PKH dan PT Napindo Media Ashatama. (Foto Dok. Ditjen PKH).
Jakarta, MINAKONEWS – Kementerian Pertanian bersama PT Napindo Media Ashatama mematangkan persiapan penyelenggaraan Indo Livestock 2026, pameran internasional yang mempertemukan pelaku industri peternakan, kesehatan hewan, dan pakan dari berbagai negara. Forum ini diproyeksikan menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi sekaligus memperkenalkan kemajuan sektor peternakan Indonesia ke tingkat global.
Indo Livestock tidak hanya berfungsi sebagai pameran, tetapi juga sebagai wadah pertukaran pengetahuan, teknologi, dan inovasi terbaru. Kehadiran pelaku usaha internasional diharapkan mampu membuka peluang kerja sama yang lebih luas serta mendorong peningkatan daya saing industri nasional.
Upaya tersebut ditandai dengan rangkaian sosialisasi yang digelar pada 21–22 April 2026 di Jakarta, melibatkan kementerian dan lembaga, BUMN, serta pelaku usaha swasta di subsektor peternakan dan industri pakan. Sekretaris Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nuryani Zainuddin, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperkuat industri peternakan dari hulu hingga hilir. Ia menilai peran BUMN sangat strategis sebagai offtaker hasil peternakan rakyat, agregator rantai pasok, pendukung pembiayaan, logistik, hilirisasi, hingga penguatan ekspor.
Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Ditjen PKH, Makmun, mendorong para pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dalam pameran berskala global tersebut. Menurutnya, Indo Livestock menjadi sarana menampilkan capaian industri sekaligus memperluas jejaring bisnis, sehingga mitra luar negeri dapat melihat langsung perkembangan sektor peternakan Indonesia.
Sementara itu, Sales Manager PT Napindo Media Ashatama, Agnes Nilam Sunardi, menegaskan komitmen pihaknya menghadirkan pameran berkualitas yang memberikan dampak positif bagi industri nasional. Sejak 2002, Napindo telah menyelenggarakan lebih dari 100 pameran, termasuk Indo Livestock Expo dan Forum yang konsisten menjadi ajang internasional unggulan.
Indo Livestock 2026 dijadwalkan berlangsung pada 16–18 Juni di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang, dengan target lebih dari 600 peserta dari 40 negara dan sekitar 20.000 pengunjung profesional. Melalui sinergi pemerintah dan sektor swasta, penyelenggaraan Indo Livestock ke-19 ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem industri peternakan nasional yang lebih terintegrasi, berdaya saing, dan berkelanjutan di tengah dinamika pasar global.
Penulis: Dur Mandala Putra
Editor: Red. Minakonews.com


