Kuliah umum “Lemhannas Goes to Campus” di Convention Hall Unand, Kamis (3/9), dihadiri Gubernur Lemhannas Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., Forkopimda Sumbar, dan civitas akademika. Acara berlangsung meriah dengan semangat kebangsaan dan penguatan karakter generasi muda.(Foto Dok. Humas).
Padang (Sumbar). MINAKONEWS.COM –
Generasi muda adalah penentu arah bangsa. Pesan keras itu disampaikan Gubernur Lemhannas Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. dalam kuliah umum “Lemhannas Goes to Campus” di Convention Hall Universitas Andalas (Unand), Kamis (3/9). Ia menegaskan mahasiswa harus berakar pada nilai kebangsaan, memahami geopolitik, dan bijak menghadapi disrupsi teknologi.
Ace Hasan menekankan ketahanan nasional bukan sekadar militer, melainkan ditopang oleh delapan aspek komprehensif: ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan-keamanan, sumber daya alam, demografi, dan geografi. “Teknologi hanyalah instrumen pembangunan, bukan tujuan hidup,” ujarnya, menyoroti ancaman generasi muda yang terjebak pada euforia digital tanpa arah kebangsaan.
Rektor Unand Dr. Efa Yonnedi menambahkan, perguruan tinggi harus melahirkan pemimpin yang berakar pada nilai akademik sekaligus berdampak nyata bagi masyarakat. Ia menampilkan inovasi Unand seperti tinta merah putih dan optimalisasi gambir Sumbar untuk pangan serta obat-obatan. “Pemahaman ketahanan nasional adalah fondasi mutlak bagi calon pemimpin masa depan,” tegasnya.
Kuliah umum ini dihadiri mahasiswa, dosen, serta pimpinan perguruan tinggi se-Sumbar. Momentum Dies Natalis 70 tahun Unand ini menegaskan peran kampus sebagai benteng kebangsaan sekaligus pusat inovasi.
Penulis : Dinno Veoline
Editor. : Red. Minakonews.com


