Rektor Universitas Andalas Dr. Efa Yonnedi, SE., MPPM., Akt., CA., CRGP melepas jenazah mahasiswa Fakultas Peternakan, Rahul Febrianda,.(Foto Dok. Ist.)
Padang (Sumbar), MINAKONEWS – Kamis malam (2/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB, seorang mahasiswa Universitas Andalas (Unand) bernama Rahul Febrianda meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan motor di kawasan menurun sekitar kampus. Saat itu ia menumpang motor temannya dan menabrak babi yang melintas, sehingga mengalami benturan keras. Rahul sempat koma di RS Unand, namun nyawanya tidak tertolong.
Kondisi keluarga almarhum semakin memprihatinkan karena diketahui tidak memiliki BPJS, sehingga proses perawatan sempat terkendala. Selain itu, keluarganya sebelumnya juga menjadi korban bencana di Malalak beberapa waktu lalu, yang membuat beban ekonomi mereka semakin berat.
Menurut ketentuan terbaru, korban kecelakaan lalu lintas berhak atas santunan dari Jasa Raharja sebesar Rp50 juta untuk meninggal dunia. Dukungan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga, meski tidak sepenuhnya menggantikan kehilangan. Pihak kampus dan pemerintah daerah juga diharapkan memberikan pendampingan, baik moril maupun materiil.
Kasus ini menjadi pengingat akan tingginya risiko kecelakaan di jalur sekitar kampus Unand yang sering dilalui hewan liar dan minim penerangan. Kehilangan Rahul Febrianda bukan hanya duka bagi keluarga, tetapi juga bagi civitas akademika Unand, yang kehilangan seorang mahasiswa muda dengan masa depan yang masih panjang.
Penulis: Halimah Tusa’diah
Editor. : Red. Minakonews.com


