Luhut Binsar Pandjaitan,(Dok. Menko Kemaritiman & Investasi).
Jakarta (DKI Jakarta), MINAKONEWS.COM — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memposting ulang pernyataan Luhut Binsar Pandjaitan yang menyebut Presiden Joko Widodo sebagai “presiden tersukses hari ini.” Ungkapan itu kembali menjadi sorotan publik, terutama di tengah diskusi tentang pertumbuhan ekonomi kuartal I 2025 yang tidak mencapai 5 persen.
Pernyataan asli disampaikan Luhut pada 5 Mei 2025 dalam briefing Dewan Ekonomi Nasional di Istana Negara, Jakarta. Ia merespons kritik terhadap capaian ekonomi nasional yang hanya tumbuh 4,87% year-on-year (yoy), angka terendah sejak kuartal III 2021. Dalam pembelaannya, Luhut menyatakan:
“Kalau lihat datanya, zaman Pak Jokowi itu kan enggak beda jauh. Beliau itu presiden tersukses hari ini,” ujar Luhut.
Menkeu Purbaya mengangkat kembali kutipan tersebut melalui akun media sosialnya, disertai grafik indeks kepercayaan publik dan stabilitas fiskal era Jokowi. Ia menyebut bahwa keberhasilan Jokowi dalam menjaga makro ekonomi dan membangun infrastruktur tetap menjadi acuan penting dalam kebijakan fiskal saat ini.
Postingan tersebut memicu beragam respons. Sebagian publik menilai bahwa pujian terhadap Jokowi adalah bentuk penguatan narasi keberlanjutan, sementara lainnya mempertanyakan relevansi klaim “tersukses” di tengah stagnasi ekonomi dan tantangan fiskal.
Menurut Dr. Rika Suryani, ekonom dari Universitas Indonesia, “Pernyataan seperti ini sah-sah saja secara politik, tapi harus diiringi dengan evaluasi objektif terhadap data dan tantangan struktural yang dihadapi saat ini.”
Warganet juga menyoroti gaya komunikasi Menkeu yang belakangan dikenal blak-blakan, mulai dari kritik terhadap petugas partai di BUMN, mafia ekonomi, hingga sorotan terhadap uang pajak rakyat. Pengangkatan ulang pernyataan Luhut dinilai sebagai bagian dari strategi komunikasi fiskal yang menggabungkan data, narasi, dan simbol politik.
Minakonews mendokumentasikan isu ini sebagai bagian dari edukasi publik tentang komunikasi elite, narasi keberhasilan, dan pentingnya transparansi dalam pengelolaan ekonomi negara. Pernyataan “presiden tersukses hari ini” bukan sekadar pujian, melainkan cerminan arah kebijakan dan persepsi publik yang terus dibentuk.
Penulis: DRJ/Menkeu
Editor. : Red. Minakonews.com
