Nasib 165 Petugas Perlintasan Dibahas, Mulyadi Tegaskan Zero Accident di Kota Pariaman

Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi menghadiri rapat kesepakatan bersama terkait nasib 165 petugas penjagaan perlintasan sebidang di Padang Pariaman. (Foto Dok. MCK).

Padang Pariaman (Sumbar), MINAKONEWS.COM — Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi menghadiri rapat kesepakatan bersama terkait kelanjutan nasib 165 petugas penjagaan perlintasan sebidang di Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kota Padang. Rapat berlangsung di Ruang Pertemuan Kantor Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah VI Padang, Ketaping, baru-baru ini.

Sebelumnya, kontrak 165 petugas yang menjaga 54 titik perlintasan sebidang resmi berakhir pada 30 April 2026 dan tidak diperpanjang. Rinciannya, 63 petugas di Kota Padang, 72 petugas di Kabupaten Padang Pariaman, dan 30 petugas di Kota Pariaman. Titik perlintasan yang dijaga meliputi 24 titik di Kabupaten Padang Pariaman, 20 titik di Kota Padang, dan 10 titik di Kota Pariaman.

Mulyadi menegaskan bahwa keberadaan petugas di Kota Pariaman sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dari 30 titik perlintasan sebidang yang terdata, 10 titik telah dijaga oleh 30 petugas. “Sejak ditempatkannya petugas menjaga perlintasan sebidang tanpa palang pintu sejak awal November 2025, angka kecelakaan kereta api dengan kendaraan di Kota Pariaman berhasil ditekan hingga tidak ada kejadian sama sekali, zero accident,” tegasnya.

Ia berharap rapat kesepakatan bersama ini dapat menghasilkan solusi terbaik bagi keberlanjutan penjagaan perlintasan sebidang, mengingat peran petugas sangat vital dalam menjaga keselamatan masyarakat dan pengguna jalan.
Penulis: Dur Mandala Putra
Editor. : Red. Minakonew

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *