Padang tidak dalam kondisi baik-baik saja. Wakil Wali Kota Maigus Nasir menyerukan penguatan moral di tengah maraknya komunitas LGBT di kampus, puluhan siswa SMP pecandu narkoba, dan zina di kos-kosan mahasiswa (Infografis: Minakonews/AI).
Padang (Sumbar). MINAKONEWS.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, dalam khotbah Idul Adha 1447 H di Masjid Babussalam Sawahan, Rabu (27/5/2026), menegaskan bahwa Padang tidak dalam kondisi baik-baik saja. Ia menyoroti fenomena sosial yang kian meresahkan: tiap perguruan tinggi memiliki komunitas LGBT, satu SMP tercatat memiliki puluhan siswa pecandu narkoba, serta praktik zina yang marak di kos-kosan mahasiswa.
“Idul Adha bukan hanya soal kurban, tetapi juga pengorbanan sosial. Kita harus berani berkorban demi menyelamatkan anak-anak bangsa dari LGBT, narkoba, dan zina. Padang tidak dalam kondisi baik-baik saja, dan ini harus menjadi peringatan bagi kita semua,” tegas Maigus Nasir.
Dalam khotbahnya, ia juga menekankan tanggung jawab keluarga sebagai benteng iman. Menurutnya, keberkahan hidup lahir dari kerendahan hati, saling menghormati, dan menjauh dari gaya hidup jahiliyah. Ia mengingatkan bahwa ujian moral tidak akan pernah berhenti selama manusia hidup, karena setan akan terus menggoda orang beriman.
Selain itu, Maigus menyinggung kondisi sosial di Padang dengan adanya 200 anak yang terpisah dari orang tua akibat perceraian, migrasi, maupun kuliah di luar daerah. Hal ini menuntut kepedulian bersama agar generasi muda tidak kehilangan arah dan tetap mendapat perhatian moral serta sosial.
Penulis: d®amlis/Halimah Tusa’diah/Dinno Veoline
Editor. : Red. Minakonews.com


