Pemerintah Pastikan Harga BBM Tetap Stabil

Pemerintah pastikan harga BBM bersubsidi tetap stabil di tengah gejolak global.(Foto Dok. Setneg).

Seoul (Republik Korea), MINAKONEWS – Pemerintah menegaskan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi hingga saat ini. Hal ini disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam keterangan pers hybrid di Seoul, Selasa (31/3/2026). Kebijakan ini diambil sebagai komitmen menjaga daya beli masyarakat sekaligus stabilitas ekonomi nasional di tengah gejolak global.

Untuk BBM nonsubsidi, pemerintah masih melakukan pembahasan bersama Pertamina dan penyedia swasta sehingga belum ada keputusan terkait penyesuaian harga. Bahlil juga memastikan cadangan BBM nasional berada di atas standar minimum, mencakup solar, bensin, gas, avtur, dan LPG. Ia mengimbau masyarakat tetap bijak dalam mengonsumsi energi.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah mempercepat implementasi program biodiesel B50 yang akan berlaku mulai 1 Juli 2026. Program ini diproyeksikan mengurangi penggunaan BBM fosil hingga 4 juta kiloliter dan berpotensi menghemat anggaran negara sebesar Rp48 triliun. Selain itu, operasional proyek kilang di Kalimantan Timur diperkirakan memberi surplus pada sektor solar.

Untuk memastikan distribusi energi lebih tepat sasaran, pemerintah juga menyiapkan sistem pembelian BBM melalui barcode MyPertamina dengan batas konsumsi wajar 50 liter per kendaraan, kecuali untuk kendaraan umum.

Kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga energi, memperkuat kemandirian energi nasional, serta mendukung transisi menuju sumber energi yang lebih berkelanjutan.

Penulis: Dinno Veoline
Editor. : Red minakonews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *