Pendidikan Agama Islam SMP/MTs Padang Kembali Dilaksanakan di Masjid dan Musala

Rapat revisi kurikulum MDTA/TQA membahas pengaktifan kembali pendidikan agama Islam bagi siswa SMP dan MTs di Kota Padang, Kamis, 30/4/2026 (Foto Dok. Humas).

Padang. MINAKONEWS — Pemerintah Kota Padang menetapkan kebijakan baru untuk mengaktifkan kembali pendidikan agama Islam bagi siswa SMP dan MTs melalui masjid dan musala di lingkungan masing-masing. Program ini dijadwalkan berlangsung tiga kali sepekan, setiap Kamis, Jumat, dan Sabtu, dengan pola pembelajaran yang terintegrasi dalam kurikulum daerah.

Kebijakan ini dibahas dalam rapat revisi kurikulum MDTA/TQA di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Kamis (30/4/2026). Fokus utama adalah pengaturan waktu belajar siswa agar seimbang, tidak menimbulkan kelelahan, serta tetap memberi ruang bagi aktivitas keluarga dan istirahat.

Program akan diluncurkan pada 2 Mei 2026 dan dilaksanakan di 970 masjid dan musala dengan dukungan 1.227 tenaga pengajar. Peserta terdiri dari 36.175 santri SMP dan 7.891 santri MTs. Proses belajar dimulai dengan salat Magrib berjamaah dan diakhiri dengan salat Isya berjamaah, dengan materi utama Tahsin, Tahfidz, dan Tafsir. Metode yang digunakan mencakup halaqah, klasikal, serta penyesuaian kondisi lapangan.

Program ini juga diarahkan agar pelaksanaannya tertib, terukur, dan bila memungkinkan berbasis digital. Dengan demikian, pendidikan agama Islam di Kota Padang tidak hanya memperkuat pemahaman keagamaan siswa, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang berintegritas, adaptif, dan berdaya saing.

Penulis: Halimah Tusa’diah
Editor. : Red. Minakonews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *