Talenta Vokasi Siap Bertransformasi ke Era Global dan AI

Revalin Herdianto, Direktur Politeknik Negeri Padang.(Foto Dok. Humas).

Padang (Sumbar), MINAKONEWS.COM –
Politeknik Negeri Padang (PNP) merayakan Dies Natalis ke‑39 dengan tekad baru: bukan sekadar bertahan, tetapi bertransformasi menjadi politeknik transformatif yang melahirkan talenta adaptif, global, dan siap berkolaborasi dengan artificial intelligence. Direktur PNP, Revalin Herdianto menegaskan, perjalanan sejak berdiri tahun 1987 harus menjadi modal untuk bergerak lebih cepat menjawab tantangan dunia kerja yang terus berubah.

Dalam sambutannya, Direktur menyoroti refleksi kinerja melalui Indikator Kinerja Utama (IKU). Sejumlah capaian telah melampaui target, seperti efisiensi edukasi dan tata kelola, namun serapan lulusan masih menjadi pekerjaan rumah. Dari lulusan 2025, tercatat 677 bekerja, 27 berwirausaha, 34 melanjutkan studi, sementara 271 masih mencari pekerjaan. “Tugas PNP bukan hanya meluluskan mahasiswa, tetapi menyiapkan manusia yang dibutuhkan dunia kerja,” tegasnya.

PNP kini memperkuat ekosistem berbasis project‑based learning, sertifikasi kompetensi, magang industri strategis, portofolio, micro‑credential, penguasaan teknologi digital, hingga kemampuan berkolaborasi dengan AI. Pesan Menteri Ketenagakerjaan pada Wisuda ke‑72 juga menjadi cermin: dunia kerja menuntut dynamic skills, entrepreneurial mindset, dan soft skills yang terintegrasi.

Semangat talenta global turut ditegaskan. PNP telah membuka kelas internasional di berbagai jurusan, menerima mahasiswa asing, serta mengirim 129 mahasiswa outbound ke China dan Taiwan periode 2024‑2026. “Ijazah PNP harus menjadi paspor kompetensi untuk memasuki dunia kerja global,” ujar Direktur.

Pengembangan SDM dosen juga menjadi prioritas. Sepuluh dosen lulus program PDDI, empat memperoleh beasiswa luar negeri, dan pelatihan bahasa asing terus digencarkan. Riset dan inovasi diarahkan ke hilirisasi, menjawab isu energi terbarukan, perubahan iklim, ketahanan pangan, manufaktur, hingga artificial intelligence.

Transformasi digital kampus ditandai dengan pengembangan sistem informasi, SSO, dan rencana pembangunan Centre of Excellence in AI melalui program SBSN. “Pertanyaannya bukan lagi apakah pekerjaan akan menggunakan AI, tetapi seberapa baik kita bekerja bersama AI,” tegasnya.

Prestasi mahasiswa turut menjadi bukti talenta PNP mampu bersaing. Lima utusan meraih penghargaan di KMIPN, sementara di tingkat internasional PNP meraih Juara 3 Eco Green Concrete Cube Competition dan Juara 2 Projek Alam Antarbangsa.

Menutup sambutan, Direktur menegaskan: “Kita tidak sedang mempersiapkan mahasiswa untuk pekerjaan hari ini, tetapi untuk dunia yang belum sepenuhnya kita kenal. Kemampuan terpenting adalah terus belajar, beradaptasi, berinovasi, dan tetap berkarakter.”

Penulis : d®amlis
Editor.          : Minakonews.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *