Tol Sicincin–Bukittinggi: BPN Aktif, Agam Ditunggu, Anggaran Rp1,2 Triliun

Tahapan studi hingga konstruksi berjalan, namun percepatan proyek strategis nasional ini bergantung pada penyelesaian legalisasi tanah.(Foto Dok. Ist).

Padang (Sumbar). MINAKONEWS — Rapat percepatan pembebasan lahan tol Sicincin–Bukittinggi digelar di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumbar, awal April 2026, dipimpin Kajati Sumbar Muhibuddin. Pertemuan ini dihadiri Gubernur Sumbar Mahyeldi, Dirut Hutama Karya Koentjoro, Kakanwil ATR/BPN Sumbar Teddi Guspriadi, Kepala BPJN Sumbar Elsa Putra Friandi, serta kepala daerah terkait dari Padang Pariaman, Tanah Datar, Bukittinggi, dan Padang Panjang.

Rapat menegaskan peran ATR/BPN sebagai kunci legalisasi tanah, sementara komitmen Kabupaten Agam masih ditunggu untuk mempercepat proses. Anggaran pembebasan lahan ruas Padang–Sicincin tercatat sekitar Rp1,2 triliun dengan progres 60 persen, sedangkan ruas Sicincin–Bukittinggi masih dalam tahap AMDAL dan studi kelayakan.

Gubernur Mahyeldi menekankan bahwa percepatan ini adalah bagian dari komitmen pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan konektivitas Sumatera Barat.

Hakikat rapat ini adalah memastikan sinergi lintas instansi demi kelancaran proyek strategis nasional, dengan pembebasan lahan sebagai syarat mutlak agar target pengerjaan fisik akhir 2026 dapat tercapai.
Penulis: Halimah Tusa’diah/d®amlis/Dur Mandala Putra
Editor. : Red. Minakonews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *