Ahmad Fadly bersama Fadli Zon dalam peluncuran buku Kartu Pos Bergambar dari Fort De Kock.(Foto : M Syukur).
Tanah Datar (Sumbar), MINAKONEWS.COM – Pasca dilantik sebagai Menteri Kebudayaan Republik Infonesia, Fadli Zon luncurkan buku Kartu Pos Bergambar dari Fort De Kock Padang dan Sekitarnya yang turut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, di Aia Angek Cottage Kecamatan X Koto Tanah Datar, baru-baru ini.
Turut hadir saat peluncuran buku yang ditulis Fadli Zon dan Mahpudi tersebut, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Wakil Walikota Padang Panjang Allex Saputra, Wakil DPRD Provinsi Sumatera Barat, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah III Nurmatias, Budayawan Taufik Ismail, Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Protokoler dan Rumah Tangga, Rachmanda Primayuda, Direktur Sarana dan Prasarana, Kemenbud, Feri Arlius.
Buku tersebut merupakan buku yang kedua dari seri Kartu Pos Bargambar Hindia Belanda karya Fadli Zon & Mahpudi. Sebelumnya, Fadli Zon juga telah meluncurkan buku pertama berjudul Buitenzorg pada Maret yang lalu.
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon dalam sambutannya, menyampaikan sebelum adanya media sosial seperti WhatsApp, Twitter, atau Tiktok, kartu pos menjadi alat komunikasi yang populer pada masanya.
Kartu pos bergambar ini, dulu dibuat agar menarik. Pesannya singkat (short message). Jadi ketika kita berada di suatu tempat, atau untuk menunjukkan saya sedang berada di sini, atau sedang kangen dan lain-lain, kita gunakan kartu pos ini,” ungkap Fadli Zon.
Dalam Buku Kartu Pos Bergambar Fort de Kock Padang dan Sekitarnya ini, memuat 205 kartu pos bergambar yang terbit pada masa Hindia Belanda. Buku ini memuat gambar-gambar tentang pemandangan alam, manusia dan peradaban Sumatera Barat, khususnya dari wilayah Fort de Kock (Bukittinggi), Padang, dan beberapa daerah lainnya.(MSR).
Penulis. : MSR
Editor. : Red minakonews
