Gubernur Mahyeldi bersama Camat Koto Tangah dan pengurus masjid saat serah terima bantuan sumur bor dan tempat wudhu di Masjid Raya Koto Tangah, Balai Gadang — wujud kolaborasi untuk pemulihan akses air bersih warga pascabanjir. (Foto Dok. Diskominfo).
Padang (Sumbar). MINAKONEWS.COM – Kebahagiaan terpancar dari wajah warga Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, setelah Masjid Raya Koto Tangah kini memiliki sumur bor dan tempat wudhu layak. Fasilitas ini menjadi jawaban atas kesulitan air bersih yang dialami masyarakat pascabanjir beberapa waktu lalu.
Program bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi Human Initiative bersama sejumlah mitra dan dukungan Pemerintah Kota Padang. Sumur bor dengan kedalaman sekitar 50 meter itu diresmikan pada Kamis (14/5/2026) siang dan langsung dimanfaatkan warga untuk kebutuhan ibadah serta aktivitas harian.
Camat Koto Tangah Rio Ebu menyebut, inisiatif ini lahir dari kondisi masyarakat yang sempat mengalami krisis air bersih pascabencana. “Alhamdulillah, ini bentuk kepedulian bersama untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga,” ujarnya.
Lurah Balai Gadang Yufrizal Maas menambahkan, lokasi masjid dipilih agar manfaatnya menjangkau lebih banyak warga. “Sumur bor ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat Balai Gadang,” katanya.
Ketua Pengurus Masjid Raya Koto Tangah Firman mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Ia mengenang bagaimana banjir sempat merendam area masjid hingga dipenuhi lumpur. “Sekarang debit airnya besar dan bisa digunakan untuk wudhu serta kebersihan lingkungan masjid,” ungkapnya.
Program ini menjadi simbol kebangkitan warga Balai Gadang setelah bencana, sekaligus bukti nyata kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga sosial dalam pemulihan akses air bersih di Padang.
Penulis: d®amlis
Editor. : Red. Minakonews.com
