Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Dharmasraya Buka Layanan Eksekutif Jemput Sampah

banner 120x600
banner 468x60

Personil dari DLH saat menjemput sampah ke setiap rumah warga menggunakan becak motor.(Foto : MM).

Dharmasraya (Sumbar), MINAKONEWS.COM – Pemkab Dharmasraya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus berinovasi agar lingkungan, bersih dari tumpukan sampah liar. Dibawah komando Budi Waluyo, DLH membuka layanan eksklusif dengan menjemput sampah ke rumah- rumah warga menggunakan becak motor, baru-baru ini.

banner 325x300

Menurut Kadis DLH, Budi Waluyo, inovasi tersebut bisa menjadi salah satu solusi mengatasi penumpukan sampah yang tidak pada tempatnya. Sejauh ini masih banyak dari warga yang membuang sampah sembarangan, sehingga merusak kebersihan lingkungan.

Dengan menjemput sampah ke rumah- rumah warga, bisa mengatasi dua masalah sekaligus. Pertama mengatasi masyarakat yang tidak tertib membuang sampah. Kedua menambah retribusi daerah.“Bagi rumah warga yang berada dipinggir jalan poros utama, ada mobil yang memungut sampah dan sudah berjalan. Bagi rumah warga yang tidak bisa dilalui mobil, akan dijemput menggunakan becak motor,” terang Budi Waluyo.

Lanjut Budi Waluyo, bagi warga yang berminat tumpukan sampahnya dijemput ke rumah silakan mendaftar ke DLH atau ke walinagari setempat. ”Mari sama sama kita ciptakan lingkungan bersih,” kata Budi Waluyo, mengajak.

Ia menambahkan, tumpukan sampah yang dijemput ke rumah rumah warga akan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir yang telah disedikan oleh pemerintah. Di TPA ini sampah akan dipilah sesuai jenisnya.

”Uji coba mengambil sampah ke rumah rumah sudah dilakukan di Perumahan Sungai Songsang dan Taratak Garden (Sikabau) serta di Bukit Kompe Sungai Dareh. Dalam waktu dekat akan diperluas ke Sungai Kambut. Memang belum bisa seluruhnya, karena keterbatasan becak dan juga petugas.

DLH juga menambah waktu kerja petugas persampahan. Biasanya jam tujuh berangkat, kini lepas subuh petugas telah betoperasi. Hanya saja ini belum tersosialisasi dengan baik, sehingga warga belum menyesuaikan. Warga masih buang sampah jam delapan. Sementara mobil sudah lewat. Maka sampah masih berserakan. Kita himbau kepada warga menumpuk sampah di depan rumah sebelum petugas tiba,” ungkapnya.

Salah seorang bernama, Rini, mengaku sangat terbantu. Katanya, dirinya tidak perlu lagi susah susah membuang sampah jauh dari rumah, cukup menumpuk di depan rumah. “Setiap pagi hari petugas rutin mengambil sampah ke rumah saya. Saya hanya menyediakan wadah sampah di depan rumah,” pungkasnya. (MM).

Penulis : MM

Editor   : Red minakonews

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *