Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat : Penyuluhan Obat Tradisional

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Jorong Padang Kandi, VII Koto Talago.(Foto : Nola Florida)

Payakumbuh (Sumbar), MINAKONEWS.COM – Penyuluhan penggunaan obat tradisional dan pelatihan pembuatan sediaan celup daun kelor di Jorong Padang Kandi, Nagari VII Koto Talago, Kecamatan Guguk, Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, baru-baru ini.


Pengabdian Kepada Masyarakat didefinisikan sebagai kegiatan menyebarkan ilmu pengetahuan dari perguruan tinggi melalui metode ilmiah secara langsung kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan nyata yang terjadi pada masyarakat. Hal ini menjadi tugas wajib bagi Dosen di perguruan tinggi karena merupakan bagian dari tri dharma perguruan tinggi.


Seperti yang dilakukan oleh Prof. Dr. apt. Yufri Aldi, M.Si, Prof. Dr. apt. Elidahanum Husni, M.Si, dan Dr. apt. Salman, M.Si yang melakukan pengabdian kepada masyarakat jorong Padang Kandis, Nagari VII Koto Talago, Guguak, Lima Puluh Kota. Materi yang disampaikan dosen-dosen Fakultas Farmasi Universitas Andalas ini berupa ā€¯Penggunaan Obat Tradisionalā€¯ berbahan dasar daun kelor. Materi ini merupakan bentuk dari diseminasi ilmu pengetahuan yang telah diuji melalui penelitian secara klinis.


Dalam pelaksanaan pengabdian ini disampaikan tiga materi pokok yang diawali dengan penyampaian definisi obat tradisional secara umum. Dalam penjelasannya, disampaikan bahwa obat tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan sarian (galenik) atau campuran dari bahan tersebut yang secara turun- temurun telah digunakan untuk pengobatan berdasarkan pengalaman. Seterusnya, dijelaskan khasiat yang terkandung di dalam daun kelor. Adapun khasiat daun kelor dalam bentuk ekstrak dapat digunakan sebagai antimikroba, antikanker, antinyeri, antidiabetik, antioksidan antihipertensi, dan antitiroid. Selanjutnya, disampaikan juga tata cara pembuatan sediaan teh celup yang berasal daun kelor, dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditutup dengan kegiatan tanya jawab oleh peserta penyuluhan dan tim pemateri.


Masyarakat jorong Padang Kandis sangat antusias dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini. Terlihat dari keaktifan masyarakat dalam sesi tanya jawab dengan pemateri. Hal ini mengingat daun kelor tumbuh subur disekitaran jorong Padang Kandis sehingga menjadi bisa solusi bagi masyarakat setempat dalam menjaga imunitas tubuh dengan menghadapi serangan virus yang menyerang tubuh.


Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini juga dibantu oleh Aditya Alqamal Alianta, S.Pt., M.Sc serta calon mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker Universitas Andalas Nola Florida, S.Farm, Sera Afdalanita, S.Farm, dan Aisyah, S.Farm yang merupakan tim peneliti khasiat daun kelor dibawah bimbingan Prof. Dr. apt. Yufri Aldi, M.Si. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat jorong Padang Kandis terkait manfaat dan khasiat daun kelor serta dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.(Nola Florida).

Penulis : Nola

Editor : Red minakonews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *