Pariwisata Kota Padang Cukup Bagus Termasuk Kulinernya

banner 120x600
banner 468x60

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang. Yudi Indra Syani, S.Sit, MT diruang kerjanya, Jum’at (06/10/2023). (Foto : Edril)

Padang (Sumbar),
MINAKONEWS.COM – Kepala Dinas Pariwisata kota Padang, Yudi Indra Syani, S.Sit, MT, yang disamperi wartawan Minakonews.com di ruang kerjanya jalan Gandaria No.56 kota Padang, Jum’at (06/10/2023) membahas masalah Perkembangan Kepariwisataan di kota Padang.

banner 325x300

Kadis Pariwisata kota Padang mengatakan, objek Pariwisata yang ada di Padang cukup bagus termasuk kulinernya. Untuk pengembangan objek wisata perlu dilengkapi dengan sarana dan prasana di tempat wisata, untuk pengembangan dan peningkatan objek wisata, untuk itu perlu ada dukungan dari berbagai pihak, seperti dari pemerintah, Anggota DPRD dan dari masyarakat sendiri.

Setiap ada pelatihan untuk jasa industri pariwisata itu dimasukkan kurikulumnya dalam peningkatan hospitality dengan para wisatawan sehingga nyaman berada ditempat wisata tersebut.

Pihak Dinas Pariwisata Padang mengajukan permintaan terhadap Anggota DPR RI Komisi IX untuk menfasilitasi anggaran terhadap pengembangan dan pningkatan objek wisata yang ada di kota Padang, diutamakan dalam hal Hospitality, artinya wisatawan merasa nyaman berada ditempat wisata.

Selanjutnya Yudi menyampaikan, saat ini pihak Dispar Padang mengadakan kerjasama dengan pihak Telkomsel dalam hal pendataan, dimana pengguna Telkomsel 90 persen menggunakan kartu Telkomsel, jadi kita minta untuk mengolah data nya agar bisa mengetahui berapa lama keberadaan wisatawan dan dimana saja objek wisata yang telah dikunjungi. Sehingga data tersebut benar-benar akurat hasilnya,”ucap Kepala Dinas Pariwisata Padang, Yudi Indra Syani.

Selain iru Yudi memberikan terobosan terhadap peningkatan objek wisata yang ada di kota Padang dengan beberapa inovasi-inovasi dengan memberikan daya tarik, pertama dengan menyediakan tempat berjualan untuk masyarakat di
sekitar pantai dengan melokalisir pusat kuliner sebagai penampungan dari relokasi kamp-kamp yang ada dipinggir pantai dialihkan dekat jembatan agar teratur dan rapi.

Daya tarik yang kedua, membikin jembatan apung dari pantai air manis menuju pantai pisang ketek yang merupakan aksebilitas untuk memudahkan perjalanan antara kedua pantai tersebut dalam waktu tempuh yang relatif singkat dan cepat.

Jembatan apung berfungsi jika kondisi air pantai ada pasang naik dan surut, maka pengunjung wisata tidak kesulitan untuk menyeberang, apabila pasang naik, jembatan akan bergerak naik, begitu pula sebaliknya jika pasang surut terjadi otomatis jembatan tersebut bergerak kebawah jadi objek wisata tersebut punya daya tarik tersendiri, pembangunan jembatan tersebut rencana selesai akhir tahun 2023,”papar Yudi.

Daya tarik ketiga dengan membangun sebuah arena sirkuit balapan untuk motor roda empat dengan istilah Trek ATV yang mempunyai lahan ± seluas 1.ha yang berlokasi di pantai pasir jambak Padang.arena tersebut dibikin tempat balapan keluarga sambil wisata.

Dimana arena tersebur di disein sebagus mungkin, seperti areanya bergelombang seperti bukit, dikasih kerikil, suasana sedikit becek, cocok untuk balapan antara anak dan bapak yang pasti bermain dengan seru-seruan dalam suasana tersebut. Itulah ide dan daya tarik yang muncul dari ide Kadis Pariwisata kota Padang yang baru menjabat 3 bulan pada Dispar kota Padang.

Menurut Yudi Daya tarik wisata yang telah direncanakan dengan punya prinsip kita bikin area tersebut sealami mungkin dengan mengikuti kultur, contohnya jika ada rawa kita kasih area tersebut dengan becek supaya agak menarik, begitu juga degan jembatan apung, seolah bergerak-gerak secara otomatis jika ada gelombang pasang surut,”ungkap Yudi.

Sebelum pembangunan dimulai kami dari pihak Dinas Pariwisata Padang melakukan musyawarah dengan pemuka adat, camat dan tokoh masyarakat. Anggaran nya diminta melalui dana pokir Anggota DPRD, dalam upaya memajukan pengemgembangan dan peningkatan objek Pariwisata di kota Padang.

Karena dari pihak Pemko sendiri anggaran untuk pembangunan destinasi pariwisata cukup terbatas, jadi kami mengharapkan partisipasi dana dari Anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kota Padang, agar berlanjut dari rahun ketahun dan ada perubahan dibidang Pariwisata kedepannya,”pungkas yudi. (Edril).

Penulis : Edril

Editor : Red minakonews

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *