WAKO Solok Zulelfian Umar meluncurkan Program BERDIKARI yang merupakan singkatan dari Bebas Jeratan dan Ikatan Rentenir Premiere Hotel , Jumat (11/8).(foto Eli).

Kota Solok (Sumbar), MINAKONEWS.COM – Lagi lagi Pemerintah Kota Solok melahirkan inovasi baru untuk mensejahterakan masyarakatnya dalam rangka mewujudkanKota Solok Berkah, maju dan sejahtera, baru-baru ini di Solok Premiere Hotel, WAKO Solok Zulelfian Umar meluncurkan Program BERDIKARI yang merupakan singkatan dari Bebas Jeratan dan Ikatan Rentenir

Launching tersebut ditandai dengan Penandatanganan MoU antara Pemerintah Kota Solok, Basnaz Kota Solok, dan Bank Nagari Cabang Kota Solok.

Program ini merupakan salah satu upaya dari Pemerintah Daerah untuk membantu UMKM mendapatkan akses keuangan. Program ini merupakan kerjasama dan kolaborasi antara Pemerintah Daerah melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dengan Bank Nagari dan Baznas Kota Solok.

Wali Kota Solok H. Zul Elfian Umar, SH, M.Si dalam sambutannya melaporkan bahwa Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah yang mempunyai tugas pokok dan fungsi melakukan pembinaan terhadap UMKM akan menyediakan data UMKM yang terjerat dan yang berpotensi terjerat dengan rentenir melalui verifikasi lapangan untuk disampaikan kepada Bank Nagari dan Baznas Kota Solok yang selanjutnya diverifikasi sesuai dengan ketentuan masing-masig lembaga tersebut.

Bagi UMKM yang memenuhi persyaratan akan mendapatkan pembiayaan dari Bank Nagari maksimal Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) dengan masa pengembalian maksimal 24 bulan. Untuk meringankan beban UMKM, maka Baznas akan membantu UMKM tersebut terhadap margin yang dibebankan Bank Nagari kepada UMKM. Adapan pembiayaan yang diberikan oleh Bank Nagari dilakukan dengan pola syariah” Ungkap Wako.

Kami minta kepada Dinas PKUKM bersama-sama dengan Bank Nagari dan Baznas, agar terus melakukan pembinaan terhadap UMKM yang mendapatkan pembiayaan ini, sehingga mereka mempunyai kemampuan untuk mengembalikan pinjaman tersebut melalui usahanya” Harapnya.

Menariknya, Peran Pemerintah Daerah terhadap program ini lebih kepada memberikan fasilitasi dengan tidak membebankan kepada APBD. Hal ini berbeda dengan yang dilakukan oleh daerah lain dimana margin pembiayaannya dianggarkan pada APBD.

Hari ini merupakan tanda dimulainya Program BERDIKARI ini. Harapan Kami, agar program ini bisa berjalan dengan lancar kedepannya. Sehingga UMKM kita bisa bangkit yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraannya. Terhadap prosedur yang perlu ditempuh oleh UMKM dalam mendapatkan pembiayaan ini, Kami minta tolong diupayakan bisa dilakukan dalam waktu yang tidak terlalu lama, sehingga mereka cepat terbantu untuk menyelesaikan permasalahannya.” ungkap Zul Elfian

Besar Harapan Wako apabila program ini dalam hal percepatan prosesnya bisa mengalahkan proses yang ada pada rentenir tersebut, sehingga hal ini bisa dikatakan sebagai nilai lebih program ini dibanding yang lain.

Apabila hal ini bisa dilakukan, Kami yakin dan percaya bahwa rentenir di Kota Solok bisa diberantas. UMKM kita bisa BERDIKARI (Bebas Jeratan Dan Ikatan Rentenir) sekaligus nantinya juga bisa BERDIKARI (Berdiri Diatas Kaki Sendiri).” tutur Wako.

Diakhir sambutan Wako ucapkan Terima kasih kepada Bank Nagari Cabang Solok dan Baznas Kota Solok atas kerjasama dan kemitraan dalam memberantas rentenir di Kota Solok sekaligus dalam rangka pemberdayaan UMKM.

Kepada UMKM yang hadir pada kesempatan ini Kami juga mengucapkan terima kasih dengan harapan gunakanlah pembiayaan melalui program ini untuk peningkatan usaha serta untuk hal-hal yang produktif serta jauhi rentenir” tutup Wako.

Turut Hadir dalam Launching tersebut, Pimpinan Bank Nagari Cabang Solok, Albert Junaidi, Kepala Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Solok, Zaini, Kepala Dinas Koperindag dan UMKM Kota Solok, Zulferi.(Eli).

Penulis : Eli

Editor : Red minakonews

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *